in

4 Cara Mudah Memilih Jalur Pendakian Gunung Arjuno Paling Tepat

Mendapatkan pengalaman pendakian yang mengesankan bukanlah hal yang mudah. Ada banyak persiapan yang perlu dilakukan agar pendakian bisa lancar, aman, serta mengesankan. Mulai dari mental, fisik yang prima, perlengkapan pendakian, melakukan riset gunung yang akan didaki dan membuat perencanaan perjalanan.

Hal ini penting, terlebih jika Kamu berencana melakukan pendakian di Gunung cukup berat seperti Gunung Arjuno. Gunung yang mempunyai puncak tertinggi kedua di Jawa Timur ini memiliki banyak trek jalur dengan keindahan berbeda. Karenannya, membuat rencana perjalanan seperti menentukan jalur pendakian Gunung Arjuno yang akan dilewati akan sangat membantu nantinya. Bagaimana cara menentukan jalur pendakian Arjuno paling tepat? Berikut pembahasannya

Sekilas Tentang Gunung Arjuno

Setelah 4 bulan ditutup, kini Arjuno buka kembali dengan pesona cantik yang masih tetap sama. Dengan beberapa syarat, tepatnya mulai tanggal 6 Maret 2022, Gunung Arjuno dapat didaki dengan pilihan 4 pos resmi, yaitu Pos Tambaksari, Pos Pandaan, Pos Lawang, dan Pos Sumberbratas.

Sekilas tentang Gunung Arjuno. Arjuno merupakan Gunung api kerucut yang terletak di perbatasan Kota Batu Malang Jawa Timur. Memiliki tinggi 3.339 m dpl, Arjuno dinobatkan sebagai Gunung tertinggi kedua setelah Gunung Semeru di Jawa Timur. Sedangkan di Pulau Jawa, puncak Gunung Arjuno menempati posisi keempat.

Gunung yang masuk ke dalam jenis Stratovolcano ini terletak berdekatan dengan Gunung Welirang. Itulah sebab mengapa pendaki sering melihat asap putih yang sebenarnya bukan dari Gunung Arjuno melainkan dari Gunung Welirang. Letak gunung yang saling berpunggungan ini juga, menjadi alasan mengapa arjuno sering juga dikenal sebagai Gunung Arjuno Welirang.

Pesona Wisata Gunung Arjuno

Membahas Gunung Arjuno akan kurang lengkap jika tidak mengulas berbagai jenis pesona wisatanya. Bagaimana tidak, gunung yang dikenal dengan puncak bernama Ogal Agil ini menyimpan beberapa obyek wisata. Sebagian di antaranya yaitu:

  1. Air Terjun Kakek Bodo

Tidak seperti air terjun lainnya, air terjun milik Gunung Arjuno ini memiliki nama unik dan antimainstream. Jadi, nama ini sebenarnya diangkat dari sebuah cerita legenda yang menceritakan seorang kakek yang pertapaan di dekat air terjun. Yang kemudian tidak ingin kembali pada tuannya ketika dibujuk untuk pulang. Dari sinilah kemudian tuannya menyebutnya sebagai Kakek Bodo, dan sampai saat ini abadi menjadi sebuah nama.

Air terjun ini berlokasi di lereng Gunung Welirang tak jauh dari Gunung Arjuno. Tepatnya di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Kelurahan Pacalukan, Jawa Timur. Air Terjun Kakek Bodo buka setiap hari mulai dari pukul 7 pagi hingga pukul 4 sore. Untuk wisatawan nusantara tiket masuk seharga Rp. 25. 000 per orang.

  1. Loka Wiyata Surya

Loka Wiyata Surya merupakan destinasi yang masih masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo atau Tahura Raden Soerjo. Letaknya berada di Desa Claket, Pacet Kabupaten Mojokerto. Ini adalah wisata edukasi dalam bentuk pengenalan ekosistem hutan pegunungan lengkap dengan flora dan faunanya. Harga tiket cukup terjangkau yaitu Rp. 15.000 per orang saja.

  1. Bukit Watu Jengger

Wisata sekitar Gunung Arjuno lain yang bisa jadi alternatif selain melakukan pendakian yaitu Bukit Watu Jengger. Destinasi Watu Jengger menyajikan pesona pemandangan dengan pepohonan rindang di sekitaran Puncak Watu Jengger. Di sini Kamu bisa melakukan aktivitas seperti berkemah atau sekedar menikmati udara segar dengan pemandangan yang masih asri.

Bagi pendaki pemula, medan Bukit Watu Jengger yang tidak terlalu curam dapat dimanfaatkan untuk berlatih melakukan pendakian. Sama dengan Loka Wiyata Surya, harga tiket Bukit Watu Jengger yaitu Rp. 15.000 per orang.

Lokasi dan Jalur Pendakian Gunung Arjuno

Secara administratif, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Gunung Arjuno memiliki lokasi di perbatasan. Yaitu antara Kota Batu Malang dan Kabupaten Pasuruan. Jika ingin datang, Gunung Arjuno bisa ditempuh melalui 4 rute atau jalur resmi. Kempat jalur yang sudah ditetapkan UPT Tahura Raden Soerjo tersebut, yaitu:

  1. Jalur Pendakian Gunung Arjuno Via Tretes

Via Tretes merupakan jalur favorit para pendaki yang selalu ramai bahkan di akhir pekan sekalipun. Jalur pendakian ini memiliki trek relatif mudah dan dapat ditempuh dengan waktu cukup singkat. Kira – kira sekitar 2 sampai 3 hari saja. Ada 5 pos yang perlu Kamu lewati sebelum sampai puncak, yaitu:

  • Pos Pet Bocor
  • Pos Kop kopan
  • Pos Pondokan
  • Pos Lembang Kidang
  • Pos Savana
  1. Jalur Pendakian Gunung Arjuno Via Purwosari

Untuk Kamu yang menginginkan pendakian dengan suasana berbeda, via Purwosari bisa jadi pilihan. Jalur Purwosari akan menyambutmu dengan suasana magis dan spiritual. Sayangnya, tidak seperti jalur Tretes, jalur Purwosari terbilang memiliki trek yang panjang. Kira  kira ada 7 pos yang harus dilewati, yaitu:

  • Pos Onto Boego
  • Pos Tampuono
  • Pos Eyang Sakri
  • Pos Eyang Semar
  • Pos Mangkutoromo
  • Pos Candi Sepilar
  • Pos Jawa Dwipa
  1. Jalur Pendakian Gunung Arjuno Via Lawang

Jika pendakian penuh tantangan yang Kamu cari, maka jalur Lawang bisa jadi alternatif tepat. Pasalnya meskipun terbilang relatif pendek, tetapi Jalur Lawang memiliki trek dengan tanjakan tegak lurus hampir di semua jalur. Untuk kegiatan pendakian ini jelas akan menguras banyak tenaga. Namun kelebihannya, Kamu akan disuguhkan pemandangan cantik perkebunan teh dan perbukitan di tengah pendakian.

Dalam hal durasi, normalnya Jalur Lawang dapat ditempuh dengan waktu 2 hari. Ini mungkin akan berbeda untuk setiap pendaki. Tergantung kondisi dan keadaan. Adapun pos yang harus dilewati, yaitu:

  • Pos Alang – alang
  • Pos Lincing
  • Pos Mahapena
  • Pos Gombes
  1. Jalur Pendakian Gunung Arjuno Via Batu

Batu atau Pos Sumber Brantas merupakan jalur pendakian terakhir yang dapat ditempuh untuk sampai puncak Arjuno. Berbeda dari jalur sebelumnya,  Jalur Batu memiliki trek dengan banyak percabangan. Karena itu, untuk pemula jalur ini terbilang kurang ramah.

Trek pendakian masih asri, sehingga Kamu tidak perlu heran jika jalan masih dipenuhi semak dan perdu. Menempuh jalur Batu maka harus siap melewati area – area seperti:

  • Watu Gede
  • Lembah Kembar
  • Alas Lali Jiwo
  • Lengkean atau Lembah Kembar
  • Lapangan Kotak
  • Terakhir Jalur Pendakian Tretes

Cara Mudah Memilih Jalur Pendakian Gunung Arjuno Paling Tepat

Setelah tahu Info singkat dan berapa jalur pendakian Gunung Arjuno, kini mari membahas bagaimana cara memilih jalur pendakian paling tepat untuk Kamu. Jangan sampai jalur yang dipilih nantinya salah dan justru malah merusak kegiatan pendakian. Langsung saja berikut caranya:

  1. Pilih Jalur Resmi Pendakian Gunung Arjuno

Siapa bilang jalur pendakian Gunung Arjuno hanya ada 4? Sebenarnya selain 4 jalur tersebut, Gunung Arjuno memiliki 5 jalur pendakian lagi. Jalur – jalur tersebut yaitu Jalur pendakian Gunung Arjuno via Karangploso, Kaliandra,, Sumbergondo, Sumberawan, dan terakhir via Pure.

Namun jangan coba – coba, sebab 5 jalur pendakian tersebut merupakan jalur tidak resmi. Alih – alih mencoba, agar pendakian aman dan nyaman, pilih jalur yang memang resmi dari pengelola.

  1. Pilih Jalur Favorit dan Paling Rekomended

Jalur paling favorit biasanya merupakan jalur terbaik dalam segi trek maupun lainnya. Para pemula khususnya, bisa mencoba cara ampuh ini untuk mendapatkan jalur pilihan tepat. Kamu bisa menanyakan langsung pada pendaki yang telah berpengalaman, atau dengan mencari informasi rekomendasi jalur pendakian gunung arjuno melalui artikel wisata.

  1. Pilih Jalur dengan Jarak Terdekat dari Lokasi Keberangkatan

Mana yang akan kamu pilih, jalur pendakian terdekat dari lokasi atau jalur paling direkomendasi? Jawabannya tepatnya yaitu pilih jalur terdekat dari lokasi keberangkatan. Pilihan ini nantinya akan mempermudah dan mempercepat Kamu untuk sampai ke tempat tujuan, yaitu Gunung Arjuno.

Demikian pembahasan panjang mengenai informasi singkat sekaligus cara bagaimana memilih jalur pendakian Gunung Arjuno paling tepat. Semoga pembahasan di atas bisa sedikit membantu.

Written by Uje Hendrawan

Saya adalah seorang yang hobi menulis, traveling, kuliner dan rebahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Contoh Desain Kamar Gaming sederhana Simple Low Budget

Ini 6 Contoh Desain Kamar Gaming Sederhana Simple Low Budget

desain kamar tidur cowok 2x2

5 Desain Kamar Tidur Cowok 2×2 yang Nyaman sekaligus Simpel